SUARAPGRI - berita terbaru untuk rekan-rekan guru semua terkait masalah
pentingnya data guru dalam dapodik. Model Sistem Data Pokok Pendidikan (dapodik) maka operator sekolah yang
meng-input data harus teliti dan cermat, akurat dan objektif untuk
dikirim ke kemendikbud.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jerhans A Ledoh yang ditemui di
ruang kerjanya, Selasa lalu mengatakan, seharusnya pada saat
operator sekolah meng input Dapodik maka harus dikawal dengan baik oleh
kepala sekolah dan guru yang bersangkutan.
Hal itu perlua agar data yang dimasukan itu teliti, cermat, benar dan
akurat karena dapodik ini bisa berpengaruh pada penerimnaan tunjangan
profesi.
Mulai tahun 2015 untuk Dikdas menggunakan Dapodik dan bisa saja semester
awal tahun guru tidak terima tunjangan profesi namun pada saat tahun
ajaran baru, guru itu mendapatkan dana profesi karena adanya tambahan
siswa misalnya.
Menurutnya, guru masih menggunakan pemahaman yang lama yakni kalau ada
sertifikat maka pasti dapat tunjangan profesi padahal dengan berlakunya
UU tentang guru dan dosen maka sertifikasi itu adalah wajib bagi seorang
guru karena guru dianggap sebagai jabatan profesi.
"Nah kalau ada sertifikasi tapi kalau jam mengajarnya kurang maka guru
tidak bisa mendapakatn tunjangan profesi. Dari tahun ke tahun, syarat
untuk mendapatkan tunjangan profesi semakin diperketat dan setiap tahun
regulasinya berubah.
Jangan berpikir seperti tahun sebelumnya karena dengan menggunakan data
manual maka data ini bisa ditipu tetapi dengan dapodik maka begitu data
dimasukan maka sistem bisa langsung menolak jika tidak sesuai," tutupnya.
Demikian berita seputar Dampak Buruk Bagi Guru Apabila Salah Dalam Mengisi Data di Dapodik yang di rangkum SUARAPGRI dari tribunnews.com semoga bermanfaat bagi rekan-rekan guru semua.
Terima kasih..
Terima kasih..

0 Response to "INFO PENTING !! INI DIA DAMPAK BURUK APABILA GURU SALAH MENGISI DATA DI DAPODIK"
Posting Komentar